4 orang tersangka penyelundupan dikawal oleh petugas KPPBC TMP Ngurah Rai Pada hari Senin Tanggal 12 Juli 2010 sekitar pukul 20.00 WITA. Petugas Bea dan Cukai Ngurah Rai berhasilmenggagalkan penyelundupan barang yang diduga Heroin yang dibawa oleh seseorang perempuan berkewarganegaraan Filipina dengan inisial C.S. Modus yang digunakan oleh tersangka adalah dengan cara disembunyikanpadaronggadidalamdindingkoper yang berisipakaiantersangka (false concealment). Tersangkamembawabarangtersebutdari Kuala Lumpur danrencananya hanya transit di Bali karena tujuan akhir tersangka adalah Jakarta. Tersangka tiba dengan menggunakan pesawat Air Asianomor penerbangan AK 364 dengan rute Kuala lumpur? Denpasar yang tiba di Bandara Internasional Ngurah Raisekitar pukul 19.30 WITA. Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam pada koper tersangka kedapatan 2 (dua) bungkus kantong yang dilapisi aluminium foil berisi bubuk berwarna kecoklatan masing-masing : 1 (satu) Kilogram bruto pada bagian rongga dinding bagian atas dan ?1,44 (satukomaempatpuluhempat) Kilogram bruto pada bagian rongga dinding bagian bawah sehingga total barang bukti sebesar 2,44 (dua koma empat puluh empat) Kilogram bruto. Dalam peredaran/perdagangan gelap (illegal) Narkotika harga pasar / harga jual Heroin kira-kira mencapaiRp 1 (satu) juta rupiah/gram, daribarangbukti yang adadapatditaksirnilai Heroin yang berhasil ditegah oleh petugas Bea dan Cukai Bandara Internasional Ngurah Rai ? mencapaiRp2.440.000.000,- (dua milyar empat ratus empat puluh juta rupiah). …
Press Release Penangkapan Penyelundupan Shabu diikuti oleh Media Massa dan Kepala Kantor KPPBC TMP Ngurah Rai, I Made Wijaya. Pada hari Sabtu Tanggal 06 November 2010 sekitar pukul 14.00 WITA setelah pesawat TG 431 rute Bangkok ? Denpasar petugas Bea dan Cukai Ngurah Rai mencurigai saat tersangka terlihat gelisah dan terburu-buru saat akan melewati pemeriksaan Bea dan Cukai dan diketahui inisial penumpang tersebut J.A. Berdasarkankecurigaantersebut hasil tersebut kemudian tersangka dibawa ke ruang pemeriksaan Bea dan Cukaiguna dilakukan pemeriksaan lebih mendalam dengan cara membongkar seluruh isi tas bawaan kemudian pemeriksaan dilanjutkan pada pemeriksaan badan tersangka pada ruangan body search dari hasil pemeriksaan didapati benda yang mencurigakan yang disembunyikan didalam tubuhtersangka. Modus yang dilakukanyaitudenganmemasukkanSabu yang dibungkusdalamkondompadakemaluan tersangkawanita (insertion)dan ditahan dengan pembalut wanita. Modus initermasukbaru yang dilakukanoleh trafficker yang berhasilditangkapolehpetugas Bea danCukaiNgurahRai. Dan setelah dilakukan pencacahan didapati masing-masing Sabu beserta pembungkus bruto +208 (dua ratus delapan) gram yang dibungkus kondom.
Tersangka J.J. dikawal oleh petugas Bea Cukai Ngurah Rai menuju ruang aula tempat press release diselenggarakan Di awal tahun 2011 initepatnya pada hari Minggu tanggal 9Januari 2011 sekitar pukul 16.00 WITA, Petugas Bea danCukai Bandara Ngurah Rai lagi-lagimenggagalkan upaya penyelundupan barang larangan sediaannarkotika yang didugaMethampethamine (Sabu) yang dibawa oleh seseorang Wanita berkewarganegaraan Thailanddengan inisial J.J. Kecurigaaan Petugas Bea dan Cukai Ngurah Rai bermula pada saatPelaku memasuki area pemeriksaan Bea danCukai(Customs Area),Pelaku terlihat gelisah dan tergesa-gesa dengan saat memasukkan tas ransel bawaannya ke dalam mesin X-Ray.Atas dasar kecurigaan tersebut,Pelaku dan barang bawaannya diperiksa secara mendalam olehpetugas Bea dan Cukai dan dilakukan pemeriksaan badan (body search). Dari prosedur pemeriksaan tersebut tidak ditemukan barang larangan yang ada di barang bawaan Pelaku. NamunPetugas Bea dan Cukai mencurigai ada sesuatu yang disembunyikan di dalam saluran pencernaan Pelaku, karena pada saat petugas memeriksa bagian perut Pelaku,bagian tersebut terasa penuh yang kemudian Pelaku mengakui bahwa dirinya menelan sejumlah kapsul plastik yang berisi butiran berwarna putih.   Berdasarkan informasi tersebut, Petugas Bea dan Cukai membawa Pelakuke Rumah Sakit untuk dilakukan CT-Scan. Lalu hasil CT-Scan tersebut di bawa ke poskoKantorKesehatan Pelabuhan Kelas I Bandara Internasional Ngurah Raiuntuk dianalisa oleh…