Penimbangan barang bukti berupa sabu seberat 1,024 kg dihadapan tersangka G.B. Pada hari Senintanggal 01 November 2010 sekitar pukul 19.30 WITA. Petugas Bea dan Cukai Bandara Internasional Ngurah Raiyang sebelumnyatelahmendapatkaninformasidariBadanNarkotikaNasional ( BNN) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang larangan dan pembatasan (Lartas) yaitu berupa Sabu(Methamphetamine)yang diselundupkan oleh seorang laki-laki berkewarganegaraan Malaysiaberinisial G.B. Modus penyelundupanyang digunakan oleh tersangka adalah false concealmentmenyembunyikan yaituSabu (Methamphetamine) tersebut disimpandi dalam dinding koper, tersangka tiba dengan menggunakan pesawat nomor penerbangan AK 366dengan rute Kuala Lumpur ? Denpasar. dan setelah dilakukan pencacahan didapati lk. 1,024 (satu koma nol dua empat) Kilogram bruto barang bukti berupa Methamphetamine ( sabu).
Tersangka bersama dengan petugas yang sedang mengecek isi bungkusan heroin   Pada hari Rabu Tanggal 1 Desember 2010 sekitar pukul 14.30 WITA, Petugas Bea dan Cukai Ngurah Rai kembaliberhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang larangan berupa sediaan narkotika yang diduga Heroin yang dibawa oleh seseorang perempuanberkewarganegaraan Filipina dengan inisial M.C. Petugas Bea dan Cukai Ngurah Rai mencurigai seorang penumpang yang baru tiba di Bandara Internasional Ngurah Rai yang menunjukkan gerak-gerik yang tidak wajar. Atas dasar kecurigaan tersebut, dilakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan penumpang oleh petugas Bea dan Cukai. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih mendalam (termasuk body search), maka ditemukan 7 (tujuh) kapsul bubuk putih yang dibungkus dalam kondom yang disembunyikan di dalam rongga kemaluan tersangka (insertion). Total berat heroinyang disembunyikan sejumlah 107 gram. Dalam peredaran/perdagangan gelap (ilegal) Narkotika harga pasar/harga jual heroin kira-kira Rp 5.000.000,00 (lima juta rupiah) pergram, dari barang bukti yang ada dapat ditaksir nilai heroin yang berhasil ditegah oleh petugas Bea danCukai Bandara Internasional Ngurah Rai Bali tersebut mencapai ? Rp 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah).
Foto tersangka W.A Pada hari Selasatanggal 02 November 2010 sekitar pukul 13.00 WITA, petugas Bea dan Cukai Bandara InternasionalNgurah Rai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang larangan dan pembatasan (Lartas) yaitu berupa Sabu(Methamphetamine), ganja keringdankapsulekstasiyang diselundupkan oleh seorang laki-laki berkewarganegaraan Belandadengan inisial W.A. Modus penyelundupan yang digunakan oleh tersangka adalah menyembunyikan Sabu(Methamphetamine)tersebut dengan cara disimpandi dalamtas (taspunggungdantasjinjing) yang dibawaolehtersangka. Tersangka tiba dengan menggunakan pesawat Malaysia Airlinesnomor penerbangan MH 715dengan rute Kuala Lumpur? Denpasar Berdasarkan hasil pemeriksaan mendalam terhadap barang-barang dan pakaian yang dikenakan oleh yang bersangkutan, maka berhasil ditegah barang-barang sebagai berikut: 1 (satu) bungkus methampetamine seberat 2,11 gram 1 (satu) ganja kering seberat 1,62 gram. Kemudian atas barang bawaan penumpang/tersangka tersebut diperiksa kembali dan ditemukan lagi sebanyak: 1 (satu) ganja kering seberat 5,49 gram; 4 (empat) kapsul ekstasi 1 (satu) ganja kering seberat 1,8 gram, Disembunyikan dalam saku depan taspunggung Dari wawancara singkat, berdasarkan pengakuan tersangka semua narkotika yang ia bawa digunakan untukpemakaian pribadi.