Dasar Hukum

RKSP

Inward Manifes

Tata Cara Penyerahan Dan Penatausahaan Pemberitahuan Inward Manifest  Melalui Media Penyimpan Data Elektronik

Perbaikan  Bc 1.1 (Inward Manifes)

 

 

DASAR HUKUM

  1. Pasal 7A UU N0.17 Tahun 2006 tentang Perubahan Atas UU No.10 tahun 1995 tentang Kepabeanan.
  2. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 39/PMK.04/2006 Tentang Tatalaksana Penyerahan Pemberitahuan RKSP, Manifest Kedatangan  Sarana Pengangkut dan Manifest Keberangkatan Sarana Pengangkut sebagaimana telah diubah dengan PMK Nomor 108/PMK.04/2006
  3. Perdirjen Bea dan Cukai Nomor P-10/BC/2006 tanggal 16 Juni 2006 sebagaimana telah diubah terakhir dengan Perdirjen Bea dan Cukai Nomor P-19/BC/2006 tanggal 28 November 2006.

RKSP

Rencana Kedatangan Sarana Pengangkut (RKSP) adalah pemberitahuan tentang rencana kedatangan Sarana Pengangkut yang disampaikan oleh pengangkut ke suatu Kantor Pabean.

Pengangkut yang sarana pengangkutnya akan datang dari luar Daerah Pabean atau dalam Daerah Pabean yang mengangkut barang impor, barang ekspor dan/atau barang asal Daerah Pabean yang diangkut ke dalam Daerah Pabean lainnya melalui luar Daerah Pabean, wajib menyerahkan pemberitahuan berupa Rencana Kedatangan Sarana Pengangkut (RKSP) dan Inward Manifes dalam bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris kepada Pejabat di Kantor Pabean.

Kewajiban penyerahan RKSP untuk sarana pengangkut melalui laut adalah paling lambat 24 (dua puluh empat) jam sebelum kedatangan sarana pengangkut, atau paling lambat sebelum kedatangan sarana pengangkut, dalam hal waktu tempuh kurang dari 24 jam sedangkan untuk sarana pengangkut melalui udara adalah paling lambat sebelum kedatangan sarana pengangkut.

INWARD MANIFES

Manifes Kedatangan Sarana Pengangkut (Inward Manifest), untuk selanjutnya disebut Inward Manifest adalah daftar muatan barang niaga yang diangkut oleh Sarana Pengangkut melalui laut, udara, dan darat pada saat memasuki Kawasan Pabean.

Kewajiban menyerahkan pemberitahuan Inward Manifes untuk sarana pengangkut melalui laut dan udara :

  1. Dalam hal melakukan kegiatan pembongkaran barang :
  • paling lambat pada saat sebelum melakukan pembongkaran barang; atau
  • dalam hal pembongkaran tidak segera dilakukan, paling lambat 24 (dua puluh empat) jam sejak kedatangan untuk sarana pengangkut melalui laut dan paling lambat 8 (delapan) jam sejak kedatangan untuk sarana pengangkut melalui udara.
  1. Dalam hal tidak melakukan kegiatan  pembongkaran, tetapi akan melakukan pemuatan  barang : 
  • paling lambat pada saat sebelum melakukan pemuatan barang; atau
  • dalam hal pemuatan tidak segera dilakukan, paling lambat 24 (dua puluh empat) jam sejak kedatangan untuk sarana pengangkut melalui laut dan 8 (delapan) jam paling lambat sejak kedatangan untuk sarana pengangkut melaui udara.

Kewajiban penyerahan pemberitahuan Inward Manifes untuk sarana pengangkut melalui darat, paling lambat pada saat kedatangan sarana pengangkut.

Kewajiban penyerahan pemberitahuan  Inward Manifes dikecualikan  bagi Sarana Pengangkut yang tidak melakukan pembongkaran dan pemuatan barang dan:

  1. berlabuh/lego jangkar paling lama  24 (dua puluh empat) jam sejak kedatangan untuk Sarana Pengangkut melalui laut; dan
  2. mendarat paling lama  8 (delapan) jam sejak kedatangan untuk Sarana Pengangkut melalui udara.

 

TATA CARA PENYERAHAN DAN PENATAUSAHAAN PEMBERITAHUAN INWARD MANIFEST MELALUI MEDIA PENYIMPAN DATA ELEKTRONIK

KPPBC Tipe Madya Pabean Ngurah Rai dalam melakukan pemberitahuan Inward Manifes telah menerapkan sistem pertukaran data dengan Media  Penyimpan Data Elektronik.

Tata cara pemberitahuan Inward Manifes melalui penyimpan data elektronik sbb :

  • Untuk sarana pengangkut melalui udara Menyiapkan Inward Manifest menggunakan program aplikasi manifes/modul pengangkut dengan elemen data sekurang-kurangnya :
  • nama sarana pengangkut;
  • Bendera/Kebangsaan;
  • nomor penerbangan (flight number);
  • nama pengangkut;
  • pelabuhan asal pelabuhan muat;
  • pelabuhan bongkar;
  • tanggal dan jam kedatangan;
  •  jumlah Airway Bill;
  • nomor urut;
  • nomor dan tanggal Airway Bill;
  • nama dan alamat pengirim (shipper/supplier);
  • nama dan alamat penerima (consignee);
  • nama dan alamat pemberitahu (notify address/notify party);
  • nomor dan merek kemasan;
  • jumlah dan jenis kemasan;
  • uraian barang;
  • berat kotor (brutto);
  • ukuran/volume barang;
  • first carrier, apabila ada;
  • keterangan;
  • nama jelas pengangkut.
  • Mencetak lembar pengantar Inward Manifest serta melakukan transfer data Inward Manifest ke Media Penyimpan Data Elektronik.
  • Menyerahkan Media Penyimpan Data Elektronik yang berisi data Inward Manifest dan lembar pengantarnya  kepada Pejabat yang mengelola manifes di Kantor Pabean yang disinggahi.

PERBAIKAN  BC 1.1 (INWARD MANIFES)

Sepanjang dapat dibuktikan dengan dokumen pendukung, pengangkut atau pihak-pihak lain yang bertanggungjawab atas barang dapat mengajukan perbaikan terhadap BC 1.1 yang telah diterima dan mendapat nomor pendaftaran di Kantor Pabean dalam hal :

  • terdapat kesalahan mengenai nomor, merek, ukuran dan jenis kemasan dan/atau petikemas;
  • terdapat kesalahan mengenai jumlah kemasan dan/atau petikemas serta jumlah barang curah;
  • terdapat kesalahan nama consignee dan/atau notify party pada Manifes;
  • diperlukan penggabungan beberapa pos menjadi satu pos, dengan syarat:
  • pos BC 1.1 yang akan digabungkan berasal dari BC 1.1 yang sama;
  • nama dan alamat shipper/supplier, consignee, notify address/notify party, dan pelabuhan pemuatan harus sama untuk masing-masing pos yang akan digabungkan;
  • telah diterbitkan revisi Bill of Lading/Airway Bill;
  •  terdapat kesalahan data lainnya atau perubahan pos manifes.

OUTWARD MANIFES

Manifes Keberangkatan Sarana Pengangkut (Outward Manifest), adalah daftar muatan barang niaga yang diangkut oleh Sarana Pengangkut melalui laut, udara, dan darat pada saat meninggalkan Kawasan Pabean.

Pengangkut yang sarana pengangkutnya akan berangkat menuju ke luar Daerah Pabean atau ke dalam Daerah Pabean dengan membawa Barang impor, Barang ekspor dan/atau barang asal Daerah Pabean yang diangkut ke dalam Daerah Pabean lainnya melalui luar Daerah Pabean, wajib menyerahkan pemberitahuan berupa Outward Manifest dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris kepada Pejabat di Kantor Pabean. Penyerahan dilakukan paling lambat sebelum keberangkatan sarana pengangkut.

Kewajiban pemberitahuan Outward Manifest dikecualikan bagi Sarana Pengangkut yang tidak melakukan kegiatan pembongkaran dan pemuatan barang  dan

  1. berlabuh lego jangkar paling lama 24 (dua puluh empat) jam sejak kedatangan untuk Sarana Pengangkut melalui laut;  dan
  2. mendarat paling  lama 8 (delapan) jam sejak kedatangan untuk Sarana Pengangkut melalui udara.

Atas Outward Manifest yang telah didaftarkan dapat dilakukan perbaikan oleh pengangkut atau pihak-pihak lain yang bertanggung jawab atas barang setelah mendapatkan persetujuan Kepala Kantor Pabean atau pejabat yang ditunjuk. Perbaikan dilakukan paling lambat 3 x 24 (tiga kali dua puluh empat) jam terhitung sejak Outward Manifest  didaftarkan. Perbaikan Outward Manifest meliputi :

  1. Penambahan pos Outward Manifest, dalam hal Outward Manifest  yang telah diserahkan ke Kantor Pabean terdapat pos yang belum diberitahukan;
  2. Pengurangan pos Outward Manifest, dalam hal data Outward Manifest   yang telah diserahkan ke Kantor Pabean terdapat pos yang keseluruhan party barangnya tidak jadi dimuat di sarana pengangkut;
  3. Pemecahan pos Outward Manifest,  dalam hal pos-pos manifes dari barang ekspor sebagaimana dimaksud dalam pasal 8 ayat (3) huruf a, huruf b, dan huruf c merupakan party barang konsolidasi;
  4. Perubahan data Outward Manifest, dalam hal terdapat    data Outward Manifest  yang perlu dilakukan perubahan.