Sobat BC ini dia salah satu strategi penipu yang bisa bikin kamu ‘Panik’. Simak ya!

1. Akan ada ‘Oknum’ yang mengaku sebagai petugas Bea Cukai dan menginformasikan bahwa barang yang anda beli/paket/kiriman tertahan di Bea Cukai. Biasanya disertai dengan alibi bahwa barang anda adalah barang ilegal/black market/tahanan, dsb.

Cek status proses pemeriksaan barang oleh Bea Cukai melalui alamat www.beacukai.go.id/barangkiriman, jika data tidak ada maka barang tersebut fiktif.

2. Oknum petugas tersebut akan meminta sejumlah dana dengan alasan sebagai pembayaran pajak atas barang anda dan meminta untuk mentransfer ke rekening bank atas nama ‘Pribadi’. Pembayaran Bea Masuk dan/atau Pajak Dalam Rangka Impor menggunakan ‘KODE BILLING’. Tidak melalui rekening bank atas nama pribadi/perseorangan.

3. Gambar profil kontak WhatsApp pada postingan ini adalah contoh Oknum penipu yang mengaku sebagai petugas Bea Cukai. Agar lebih meyakinkan, Oknum menggunakan nama dan foto Pejabat Publik di Bea Cukai, contohnya foto Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, Himawan Indarjono diambil sebagai ‘Display Picture’.

Kami menghimbau agar berhati-hati terhadap modus penipuan mengatasnamakan Bea Cukai. Pastikan kebenaran informasi barang yang anda terima dengan mengecek pada alamat www.beacukai.go.id/barangkiriman atau hubungi Contact Center Bravo Bea Cukai dinomor 1500 225.

#BeaCukaiMakinBaik #KemenkeuTerpercaya #Penipuan #BlackMarket #Impor #OlShop #MarketPlace #eCommerce #Kurir